Umrah dan Haji: Apa bedanya

haji dan umrah apa bedanya

 

Umrah dan haji –  apa sih perbedaanya? Kalimat ini pernah ditanyakan oleh salah seorang teman berkebangsaan lain. Non muslim tentunya. Tulisan ini mudah-mudahan mencerahkan buat yang mempunyai pertanyaan serupa.

Haji

Haji adalah ibadah haji yang wajib dilakukan oleh semua Muslim selama mereka mampu secara fisik, mental, dan finansial untuk melakukan perjalanannya. Wajib mengunjungi Ka’bah, setidaknya sekali seumur hidup.

Setiap tahun, 3-4 juta peziarah dari seluruh dunia melakukan ziarah besar ke Mekah, menjadikannya pertemuan tunggal terbesar orang di planet ini. Perjalanan ini sangat penting karena haji adalah salah satu dari 5 rukun Islam dan memiliki makna religius yang lebih besar dari umrah.

Ini adalah salah satu tindakan paling spiritual dan bermanfaat dan memperdalam hubungan seseorang dengan Allah. Setelah selesai, semua dosa masa lalu akan dibersihkan dan Jannah (surga) dapat dicapai.

Haji harus dilakukan pada waktu tertentu dalam setahun di bulan terakhir dari kalender Islam, Dzul-Hijjah. Ziarah berlangsung setahun sekali dari tanggal 8 hingga 12 di Dzul-Hijjah, memakan waktu setidaknya 4-5 hari untuk diselesaikan, dan tidak dapat dilakukan di bulan atau waktu lain dalam setahun.

Selama haji, umat Islam melakukan sejumlah rukun agama dan ibadah yang berbeda untuk menunjukkan amalan ketaatan dan ketaatan kepada Allah. Ibadah ini dimulai dengan cara yang sama seperti Umrah tetapi haji berlanjut dengan perjalanan lebih jauh dan ibadah yang lebih rumit.

Ibadah ini terdiri dari:

  • Ihram – jamaah harus dalam keadaan ihram – keadaan kebersihan dan niat di mana mereka tidak boleh berpartisipasi dalam aktivitas seksual, berperang, atau melakukan dosa, dan harus mengenakan pakaian putih yang melambangkan kesucian, kesetaraan, dan persatuan.
  • Tawaf – mengitari Ka’bah Suci di Masjid Al-Haram, situs paling suci dalam Islam, tujuh kali.
  • Shalat dua rakaat.
  • Minum air suci Zamzam.
  • Sai-melewati pegunungan Al-Safa dan Al-Marwah tujuh kali untuk mengingat cobaan Hajar
  • Perjalanan dan bermalam di Mina.
  • Ke Gunung Arafah – peziarah pergi ke dataran Gunung Arafah untuk mendengarkan khutbah Haji Khutbah, khotbah terakhir oleh Nabi Muhammad, dan sholat Ashar dan sholat Maghrib.
  • Melempar jumrah – Muslim melakukan perjalanan ke Muzdalifah untuk melakukan ritual rajam simbolis di mana kerikil dilemparkan ke tiga dinding yang dikenal sebagai jamarat yang melambangkan bagaimana Setan (setan) mencoba menggoda Ibrahim.
  • Ke Muzdalifah – peziarah bermalam di udara terbuka untuk melambangkan kesetaraan di mata Allah terlepas dari o f ras, warna kulit.
  • Kurban – mengorbankan hewan dan ternak selama Idul Adha memperingati pengorbanan dan ketaatan Ibrahim ketika Allah meminta Ibrahim untuk mengorbankan putranya untuknya.
  • Taqsir – laki-laki mencukur rambut mereka dan perempuan memotong a sehelai rambut mereka.
  • Ghusl – ritual mencuci seluruh tubuh untuk persiapan sholat.

 

Umrah

Umrah, seperti haji adalah ziarah ke Mekah dengan rukun yang serupa. Tetapi hukumnya tidak seperti haji, tidak wajib, hanya disarankan. Haji kurang penting daripada haji karena bukan salah satu rukun Islam.

Karena alasan inilah, ini dikenal sebagai ziarah kecil. Umrah juga berbeda dengan haji karena tidak harus dilakukan pada waktu tertentu dalam setahun. Bagaimanapun, itu dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun atau bulan kecuali pada saat Haji.

Namun, seperti Haji, Umrah adalah tindakan pembersihan spiritual total yang dapat memperkuat hubungan seseorang dengan Allah melalui ritual yang mengingat cobaan Hajar, Nabi Ibrahim, dan Nabi Muhammad. 

Ada beberapa ibadah yang sama-sama dilakukan baik pada saat Umrah maupun haji Haji. Hal itu adalah termasuk Ihram – keadaan kebersihan, Tawaf – mengelilingi Ka’bah, sembahyang, minum air Zamzam, sa’ae – lewat di antara pegunungan Safa dan Marwa tujuh kali, dan Taqsir – mencukur kepala untuk laki-laki dan memotong sehelai rambut. untuk wanita.

Umrah dan Haji : Perbedaannya

  • Kedudukan Pahalanya. Haji merupakan salah satu rukun islam yang merupakan salah satu tiang agamanya. Sifatnya diwajibkan bagi orang-orang dengan kondisi yang telah disebukan di atas.
  • Waktu Pelaksanaan. Haji hanya dapat dilakukan dari tanggal 8-12 bulan Dzulhijjah. Sedang Umrah dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.
  • Jenis Ibadah.  Umrah melibatkan Ihram, Tawaf, sa’ae, dan Taqsir. Sedangkan Haji memiliki rukun ibadah yang lebih banyak seperti yang disebutkan di atas.

 

Baca Juga:

Yang Harus Diperhatikan Dalam Ibadah Umrah di Masa Pandemi

Umrah dan Haji: Apa bedanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top